Pekanbaru, Detikriau65.ciom – 30 Oktober 2026, Peserta magang di Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas III Rumbai tidak hanya menjalankan aktivitas administratif, tetapi turut mengambil peran dalam menciptakan ruang pembelajaran yang edukatif bagi Warga Binaan dan pegawai. Melalui kegiatan paparan materi, peserta magang memperkenalkan pengetahuan mengenai budaya Batak Toba kepada Warga Binaan dan pegawai.
Paparan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif di lingkungan pemasyarakatan. Peserta magang menyampaikan materi terkait budaya Batak Toba, mulai dari nilai-nilai kehidupan, tradisi, hingga kearifan lokal yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Batak Toba.
Kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan budaya daerah, tetapi juga mendorong Warga Binaan untuk melihat keberagaman sebagai sumber pengetahuan dan pembelajaran. Nilai kebersamaan, penghormatan terhadap sesama, serta pelestarian budaya menjadi pesan penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas III Rumbai, keterlibatan peserta magang dalam kegiatan edukatif menjadi langkah positif untuk memperluas metode pembinaan. Pemasyarakatan tidak hanya berbicara tentang aturan dan kedisiplinan, tetapi juga bagaimana membangun wawasan, karakter, dan kemampuan bersosialisasi.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu membuka ruang interaksi yang sehat antara peserta magang, pegawai, dan Warga Binaan. Pertukaran pengetahuan seperti ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan dapat tumbuh melalui hal sederhana: berbagi ilmu, mengenal budaya, dan menghargai keberagaman.
Editor : Zunardi



Discussion about this post