Tembilahan, Detikriau65.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tembilahan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui program Pustaka Keliling dan pengembangan minat baca. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) ini menjadi salah satu upaya menghadirkan akses literasi yang lebih dekat dengan warga binaan, sehingga budaya membaca dapat tumbuh dan berkembang selama menjalani masa pembinaan.
Pelaksanaan Pustaka Keliling diawali dengan persiapan fasilitas berupa gerobak pustaka dan koleksi buku oleh jajaran Subsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat). Warga binaan dari Blok Mahoni dan Blok Ramin kemudian diarahkan oleh petugas pengamanan dan staf Bimkemaswat menuju lokasi layanan untuk memilih, membaca, maupun meminjam buku sesuai minat mereka. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan teratur.
Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan bahan bacaan, tetapi juga mendorong warga binaan memanfaatkan waktu luang dengan aktivitas yang positif dan bermanfaat. Melalui berbagai koleksi buku yang tersedia, warga binaan diharapkan dapat menambah wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta membangun pola pikir yang lebih baik sebagai bekal untuk kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung di bawah pengawasan Ka. KPLP, Kasi Binadik, Kasubsi Bimkemaswat beserta staf, Karupam, staf KPLP, dan petugas pengamanan sehingga berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kepala Lapas Kelas IIA Tembilahan, Prayitno, menyampaikan bahwa budaya literasi merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepribadian warga binaan. Menurutnya, membaca dapat membuka wawasan, membentuk karakter yang lebih positif, serta memotivasi warga binaan untuk terus belajar dan memperbaiki diri. Oleh karena itu, Lapas Tembilahan akan terus mengoptimalkan program Pustaka Keliling sebagai salah satu sarana pembinaan yang mendukung terwujudnya warga binaan yang cerdas, produktif, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.
.
Editor : Zunardi



Discussion about this post