Pekanbaru, Detikriau65.com — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di LPKA Kelas II Pekanbaru, Senin (2026). Para anak binaan tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan, menjadikan momen Hari Raya Idul Fitri sebagai sarana refleksi diri dan peningkatan keimanan.
Sejak pagi hari, para anak binaan telah bersiap dengan mengenakan pakaian rapi dan bersih. Mereka kemudian berkumpul di masjid dalam lingkungan LPKA untuk melaksanakan salat berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz H. Erfan Kartaji sebagai imam. Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema, menambah suasana religius yang menyentuh hati.
Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru dalam pesannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Idul Fitri ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian, khususnya dalam meningkatkan nilai-nilai spiritual dan moral anak binaan. Ia juga berharap momentum Idul Fitri dapat menjadi titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
“Idul Fitri adalah momen untuk saling memaafkan dan memperbaiki diri. Kami berharap anak-anak binaan dapat mengambil hikmah dari perayaan ini sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain pelaksanaan salat, kegiatan juga diisi dengan khutbah yang mengangkat tema tentang pentingnya taubat, kesabaran, serta harapan untuk masa depan yang lebih baik. Tidak sedikit anak binaan yang tampak terharu, bahkan meneteskan air mata saat mendengarkan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan momen penuh kehangatan melalui salam-salaman antara para pegawai dan anak binaan. Suasana kekeluargaan pun terasa kental, mencerminkan nilai kebersamaan dan saling memaafkan di hari yang fitri.
Dengan penuh kesederhanaan, perayaan Idul Fitri 1447 H di LPKA Kelas II Pekanbaru tetap berlangsung khidmat dan bermakna. Momen ini diharapkan mampu memperkuat semangat para anak binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Editor : Zunardi



Discussion about this post