Pekanbaru, Detikriau65.com – 29 Oktober 2026 — Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas III Rumbai kembali melaksanakan panen terong sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan tidak berhenti pada rutinitas, tetapi diarahkan pada keterampilan yang dapat terus dikembangkan dan memberikan hasil nyata.
Panen dilakukan secara langsung pada lahan pertanian yang dikelola melalui kegiatan pembinaan kemandirian. Hasil panen menjadi indikator bahwa proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan mampu menghasilkan komoditas pangan sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi WBP dalam memahami tahapan pertanian, mulai dari perawatan tanaman hingga pemanenan.
Kegiatan panen kembali ini juga menunjukkan pentingnya konsistensi dalam mengelola lahan produktif. Tidak sekadar mengejar hasil panen, Lapas Terbuka Kelas III Rumbai mendorong agar setiap proses pertanian menjadi pengalaman kerja yang membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, ketekunan, dan kesiapan WBP untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat.
Melalui keberlanjutan program tersebut, pembinaan kemandirian terus diarahkan agar memiliki dampak yang terukur. Panen terong bukan sekadar hasil dari lahan yang produktif, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun keterampilan WBP melalui kegiatan kerja nyata yang dapat dikembangkan setelah menjalani masa pembinaan.
Editor : Zunardi



Discussion about this post