Perawang, Detikriau65.com – Upaya menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks di era digital terus diperkuat melalui kolaborasi kepolisian, insan pers, dan dunia pendidikan.
Polsek Tualang Apresiasi dan turut mendukung kegiatan *Focus Group Discussion (FGD)* Jurnalistik tingkat kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Siak yang digelar di Aula Kantor Camat Tualang, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut mengangkat tema *Memperkuat Literasi Media dan Jurnalistik bagi Sekolah dalam Menghadapi Arus Informasi Digital*, dengan subtema “Guru Melek Jurnalistik, Sekolah Cerdas di Era Digital”.
Polsek Tualang dalam kegiatan tersebut diwakili Ps. Kanit Intel Iptu Sugeng Mishari, S.H., dan Ps. Kasi Humas Aiptu Jonas Hasiholan, S.H.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar, Kepala Dinas Infokom Kabupaten Siak H. Rozi Candra, M.Si., yang mewakili Bupati Siak, Ahli Pers Dewan Pers Mario Abdillah Khair, S.H., Ketua PWI Kabupaten Siak Wiwik Widaningsih, S.E., serta Camat Tualang Arie Dermawan, S.IP.
Kegiatan ini juga diikuti para kepala sekolah SMA dan SMK se-Kabupaten Siak.
FGD Jurnalistik tersebut menjadi wadah bagi para kepala sekolah untuk meningkatkan pemahaman mengenai literasi media, prinsip jurnalistik, dan pengelolaan informasi digital secara benar dan bertanggung jawab.
Peserta juga mendapatkan ruang diskusi untuk memperkuat kemampuan dalam memilah informasi, mengenali potensi penyebaran hoaks, serta memahami pentingnya menyampaikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, literasi digital dinilai menjadi salah satu hal penting yang perlu diperkuat di lingkungan pendidikan.
Sekolah tidak hanya berperan dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membekali guru dan peserta didik dengan kemampuan memahami informasi secara kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum terverifikasi.
Disisi lain Kapolsek Tualang Kompol Teguh Wiyono S.H.M.H menyatakan bahwa keterlibatan Polsek Tualang dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian, insan pers, dan pihak sekolah.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih sadar informasi sekaligus membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Penyebaran informasi yang tidak benar berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital, memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta tidak mudah mempercayai kabar yang sumbernya tidak jelas.
Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan para kepala sekolah dan tenaga pendidik dapat menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi media yang sehat, kritis, dan bertanggung jawab.
Polsek Tualang berharap sinergi antara Polri, insan pers, dan dunia pendidikan terus terjalin guna menciptakan masyarakat yang cerdas bermedia, menangkal hoaks, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Editor : Zunardi



Discussion about this post