Pekanbaru, Detikriau65.com – 3 Juli 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru kembali melaksanakan razia rutin di blok hunian anak binaan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin oleh pejabat yang bertugas, dilanjutkan dengan pengarahan kepada seluruh petugas agar razia dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada setiap kamar hunian untuk memastikan tidak terdapat barang-barang yang dilarang berada di dalam lingkungan LPKA.
Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian, lemari, serta barang-barang milik anak binaan. Razia ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus langkah preventif untuk mencegah masuk dan beredarnya barang-barang yang dapat mengganggu jalannya proses pembinaan.
Hasil razia menunjukkan situasi di lingkungan hunian tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Apabila ditemukan barang yang tidak sesuai dengan ketentuan, petugas segera mengamankannya untuk dilakukan pendataan dan penanganan sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons kooperatif dari anak binaan.
Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru menegaskan bahwa razia rutin merupakan agenda yang dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk implementasi prinsip deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. Selain menjaga stabilitas keamanan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan serta menciptakan lingkungan pembinaan yang mendukung proses pembentukan karakter anak binaan.
Melalui pelaksanaan razia rutin, LPKA Kelas II Pekanbaru terus berkomitmen memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembinaan, sehingga seluruh anak binaan dapat menjalani masa pembinaan dengan aman, tertib, serta memperoleh pembinaan yang optimal.
Editor : Zunardi



Discussion about this post