Pekanbaru, Detikriau65.com – 19 Oktober 2026 – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Terbuka Kelas III Rumbai kembali menunjukkan produktivitas melalui kegiatan panen kelapa sawit di lahan pembinaan kemandirian, Senin (19/10).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi aktivitas pertanian, tetapi menjadi bagian dari upaya pemasyarakatan mengubah lahan pembinaan menjadi ruang produktif yang memberikan pengalaman kerja nyata bagi WBP. Melalui keterlibatan langsung sejak perawatan hingga panen, WBP dibekali keterampilan yang dapat menjadi modal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Panen dilakukan secara bersama dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja. Hasil panen menjadi salah satu bentuk nyata dari pemanfaatan lahan Lapas Terbuka Kelas III Rumbai untuk mendukung program pembinaan kemandirian sekaligus mendorong WBP agar terbiasa dengan pola kerja yang disiplin, terukur, dan bertanggung jawab.
Kepala Lapas Terbuka Kelas III Rumbai, Mulyo Utomo, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian harus menghasilkan aktivitas yang memiliki manfaat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari kemampuan WBP menghasilkan sesuatu melalui keterampilan yang mereka pelajari.
Panen sawit menjadi pengingat bahwa lahan pembinaan bukan sekadar aset, melainkan sarana untuk membentuk WBP yang lebih produktif dan siap menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
Editor : Zunardi



Discussion about this post