Pekanbaru, Detikriau65.com – 24 September 2026 – Kebakaran tidak memberi banyak ruang untuk kesalahan. Ketika api membesar, keterlambatan respons dapat memperluas dampak dan meningkatkan risiko keselamatan. Kesadaran tersebut mendorong Kalapas Terbuka Kelas III Rumbai Mulyo Utomo, A.Md., IP., S.H., M.Si., melakukan kunjungan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru.
Kunjungan disambut Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Dr. Nurhasminsyah, S.STP., M.Si. Pertemuan menjadi bagian dari penguatan koordinasi menghadapi potensi kebakaran dan kondisi kedaruratan di lingkungan Lapas.
Lingkungan Pemasyarakatan memiliki karakteristik khusus. Keberadaan warga binaan membuat aspek keselamatan, evakuasi, dan respons darurat membutuhkan perencanaan yang matang. Karena itu, pencegahan tidak boleh menunggu hingga insiden terjadi.
Koordinasi diarahkan pada penguatan kesiapsiagaan, pemahaman penanganan awal, jalur komunikasi, serta respons ketika keadaan darurat muncul. Pemeriksaan sarana proteksi kebakaran, kesiapan petugas, dan pemahaman prosedur juga harus dilakukan secara konsisten.
Bagi Lapas Terbuka Kelas III Rumbai, mitigasi bukan sekadar menyiapkan alat pemadam. Setiap unsur harus memahami tindakan yang tepat ketika situasi darurat terjadi.
Melalui sinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru, Lapas Terbuka Kelas III Rumbai terus memperkuat sistem kesiapsiagaan yang preventif, terukur, dan responsif demi keselamatan warga binaan, pegawai, serta lingkungan sekitar.
Editor : Zunardi



Discussion about this post