• Redaksi
  • Visi Misi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Detikriau65com
  • Beranda
  • Daerah
    • Prov. Riau
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kab. Siak
    • Kab. Bengkalis
    • Kab. Indragiri Hilir
    • Kab. Indragiri Hulu
    • Kab. Kampar
    • Kab. Kepulauan Meranti
    • Kab. Kuantan Singingi
    • Kab. Pelalawan
    • Kab. Rokan Hulu
    • Kab. Rokan Hilir
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
TIPIKOR TV
No Result
View All Result

Smart Farming Binaan BI di Bunga Raya Tunjukkan Hasil, Produktivitas Padi Meningkat.

Smart Farming Binaan BI di Bunga Raya Tunjukkan Hasil, Produktivitas Padi Meningkat.
1.4k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Bunga Raya, Detikriau65.com – Program pengembangan pertanian berbasis smart farming yang dijalankan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mulia Tani di Kecamatan Bunga Raya, Kabupaten Siak, mulai menunjukkan hasil positif.

Setelah lebih dari satu tahun pendampingan, produktivitas padi petani meningkat sekitar sepuluh persen, sekaligus menjadi bukti bahwa penerapan teknologi mampu mendukung penguatan ketahanan pangan daerah.

Capaian tersebut mengemuka pada Panen Raya Padi Gapoktan Mulia Tani binaan BI Provinsi Riau bertema “Panen Raya Petani Modern Menuju Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan” di Kampung Jayapura, Kecamatan Bunga Raya, Senin (3/8/2026).

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan peningkatan produktivitas itu tidak terlepas dari kegigihan para petani yang tetap mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan, terutama keterbatasan pasokan air.

“Kami mengapresasi bapak-ibu para petani Banyak tantangan yang dihadapi mereka, tetapi petani kita di sini luar biasa, rajin. Petani di Bunga Raya ini bisa dikategorikan sebagai petani sawah tadah hujan karena tidak selamanya air tersedia. Saat musim kemarau, mereka menghadapi keterbatasan air,” kata Afni.

Dihadapan para petani, Afni menegaskan akan terus mengupayakan dan mencari solusi setiap persoalan yang dihadapi para petani terutama di Bunga Raya. Menurutnya, Bunga Raya merupakan sentra pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Siak.

Menurut Afni, Kecamatan Bungaraya memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra produksi pangan di Kabupaten Siak. Kawasan tersebut memiliki hamparan sawah sekitar 3.000 hektare dalam satu kawasan, dengan indeks pertanaman (IP) yang kini telah mencapai sekitar 2,5 kali tanam dalam setahun.

Ia menilai penerapan teknologi melalui smart farming menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, teknologi hanya akan memberikan hasil optimal apabila didukung oleh semangat dan kerja keras para petani.

“Teknologi ini sifatnya membantu, tetapi kalau petaninya pemalas tetap saja tidak ada gunanya. Jadi kembali kepada manusianya. Kalau petaninya sudah rajin dan gigih seperti petani Bunga Raya, kemudian didukung teknologi, pasokan air yang baik, dan pupuk yang tersedia, saya yakin Bungaraya akan menjadi jauh lebih luar biasa dari yang kita lihat hari ini,” ujarnya.

Afni berharap keberhasilan yang ditunjukkan Gapoktan Mulia Tani tidak berhenti pada satu kawasan percontohan, tetapi dapat direplikasi ke seluruh wilayah Bunga Raya sehingga mampu menjadi model pengembangan pertanian modern di Kabupaten Siak.

“Saya harapkan kegiatan hari ini bukan hanya soal bulir-bulir padi yang kita panen, tetapi menjadi bukti hasil kerja keras bersama. Kalau semua pihak berkolaborasi membantu petani, saya yakin Bunga Raya bukan hanya memiliki satu demplot, tetapi satu kecamatan ini bisa menjadi contoh,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau Panji Ahmad mengatakan pendampingan smart farming yang dilakukan selama lebih dari satu tahun mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil panen.

“Alhamdulillah, dalam kurun waktu lebih dari satu tahun, program tersebut mulai menunjukkan hasil secara nyata. Dampak positifnya tercermin dari peningkatan produktivitas sekitar sepuluh persen,” ujar Panji.

Ia menjelaskan, pendampingan dilakukan melalui penerapan teknologi pertanian yang lebih presisi, mulai dari penggunaan benih unggul, pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern. Seluruh pendekatan tersebut juga diarahkan untuk mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Ketua Gapoktan Mulia Tani, Yanto Sukanto mengatakan panen raya tahun ini merupakan panen kedua sejak kelompok tani tersebut menerapkan sistem smart farming bersama Bank Indonesia Provinsi Riau.

“Bagi kami para petani, panen raya bukan sekadar memanen hasil tanaman, tetapi menjadi puncak dari perjuangan panjang. Bersama Bank Indonesia kami menerapkan teknologi tepat guna, seperti penggunaan benih unggul berkualitas, pengendalian hama dan penyakit secara efektif, penggunaan alat dan mesin pertanian modern, hingga teknik pemupukan yang lebih terukur,” kata Yanto.

Keberhasilan program smart farming di Bunga Raya diharapkan menjadi contoh pengembangan pertanian modern di Provinsi Riau. Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan petani dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan sektor pertanian yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.

(Rahma/MC Siak)

 

Editor : Zunardi

Previous Post

Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Kota Bangun Pantau Perkembangan Tanaman Jagung Milik Desa

Next Post

Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II, Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau

Next Post
Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II, Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau

Kejayaan Kerajaan Siak Hadir di Bandara SSK II, Jadi Etalase Sejarah di Gerbang Riau

Discussion about this post

TERPOPULER

  • POLRES SIAK UNGKAP PENYEBAB KEMATIAN dr. ALEX CRISTO LORIS, HASIL PENYELIDIKAN MENYATAKAN KORBAN MENINGGAL AKIBAT KORBAN SENDIRI

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Polsek Kepenuhan Gagalkan Transaksi Narkoba di Perkebunan Sawit, Seorang Pengedar Diamankan

    34 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Polsek Benai Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Sentajo Raya, Satu Pengedar Diamankan

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Polsek Tualang Bersama Satresnarkoba Polres Siak Ungkap Jaringan Peredaran Sabu di Perawang, Delapan Orang Diamankan

    33 shares
    Share 13 Tweet 8
  • Kapolres Rohul Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi, Apresiasi Aksi Heroik Selamatkan Ibu Hamil Korban Kecelakaan Tunggal

    32 shares
    Share 13 Tweet 8
Detikriau65com

© 2020 Detik Riau

  • Redaksi
  • Visi Misi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Prov. Riau
    • Kota Pekanbaru
    • Kota Dumai
    • Kab. Siak
    • Kab. Bengkalis
    • Kab. Indragiri Hilir
    • Kab. Indragiri Hulu
    • Kab. Kampar
    • Kab. Kepulauan Meranti
    • Kab. Kuantan Singingi
    • Kab. Pelalawan
    • Kab. Rokan Hulu
    • Kab. Rokan Hilir
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 Detik Riau

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
slot rk77 https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ slot gacor