Pekanbaru, Detikriau65.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban pasca rangkaian kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru melaksanakan razia rutin di blok hunian Anak Binaan, Jumat (24/07).
Kegiatan razia dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin (Kasi Wasgakin), Syofri Mulyadi, bersama jajaran petugas pengamanan. Razia dilakukan secara humanis, profesional, dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif sebagai bagian dari komitmen LPKA dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif.
Sebelum pelaksanaan razia, Syofri Mulyadi memberikan arahan kepada seluruh petugas agar menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), mengedepankan sikap humanis, serta tetap menghormati hak-hak Anak Binaan selama pemeriksaan berlangsung.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian beserta barang-barang milik Anak Binaan untuk memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam LPKA. Dari hasil razia, petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya maupun barang yang dilarang berada di dalam blok hunian.
Syofri Mulyadi menyampaikan bahwa razia rutin merupakan langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlangsungan program pembinaan di LPKA Kelas II Pekanbaru.
“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan lingkungan LPKA tetap aman, tertib, dan kondusif. Setelah pelaksanaan kegiatan Hari Anak Nasional, kami ingin memastikan seluruh aktivitas pembinaan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Pekanbaru terus menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang bebas dari barang-barang terlarang sekaligus mendukung terciptanya proses pembinaan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada pembentukan karakter Anak Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Editor : Zunardi



Discussion about this post