Pekanbaru, Detikriau65.com – 29 Juni 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 pada Senin (29/6) di lapangan dalam LPKA Kelas II Pekanbaru. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh pegawai mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman budaya dan semangat persatuan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala LPKA Kelas II Pekanbaru, Dadang Firmansyah, memimpin jalannya upacara sekaligus menyampaikan amanat mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Hari Keluarga Nasional tahun ini menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa kehadiran seorang ayah tidak hanya sebatas memberikan nafkah, tetapi juga menjadi pendidik, pelindung, pembimbing, dan teladan dalam kehidupan anak.
Dalam amanatnya, Dadang Firmansyah menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk kepribadian seorang anak. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, khususnya ayah, sangat diperlukan dalam memberikan kasih sayang, perhatian, dan pendampingan agar anak tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan kehidupan.
Pelaksanaan upacara yang diwarnai dengan penggunaan pakaian adat oleh pegawai dan sejumlah Anak Binaan juga menjadi bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia. Selain memperkuat semangat nasionalisme, kegiatan ini turut menanamkan nilai persatuan dan kebersamaan di lingkungan LPKA Kelas II Pekanbaru.
Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2026, LPKA Kelas II Pekanbaru berkomitmen untuk terus mendukung program pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter, nilai-nilai kekeluargaan, serta pembentukan pribadi Anak Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai generasi yang mandiri, bertanggung jawab, dan berkontribusi positif bagi bangsa.
Peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak bahwa keberhasilan pembinaan anak memerlukan sinergi antara lembaga, keluarga, dan masyarakat.
Editor : Zunardi



Discussion about this post