Pekanbaru, Detikriau65.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembinaan yang humanis melalui kehadiran dalam kegiatan Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Pekanbaru, Jumat (06/03).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan, Yusup Gunawan, hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas kedinasan lainnya. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara LPKA Kelas II Pekanbaru bersama Bank Indonesia Provinsi Riau serta Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau.
Acara yang berlangsung di LPKA Kelas II Pekanbaru ini diawali dengan rangkaian kegiatan Serambi BerAKHLAK, seperti edukasi “Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah”, sambutan dari para mitra, tausiyah Ramadhan, hingga buka puasa bersama yang diikuti oleh jajaran petugas dan anak binaan.
Dalam sambutan Kepala Kantor Wilayah yang disampaikan oleh Yusup Gunawan, disampaikan bahwa momentum Ramadhan menjadi kesempatan penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak binaan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pada upaya menumbuhkan harapan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi mereka.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, anak-anak binaan dapat terus termotivasi untuk memperbaiki diri, menambah ilmu, serta menanamkan nilai-nilai kebaikan agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab,” ujar Yusup menyampaikan pesan Kepala Kanwil.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Provinsi Riau dan BGTK Provinsi Riau atas sinergi dan dukungan yang diberikan dalam mendukung proses pembinaan anak binaan di LPKA Pekanbaru. Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan dapat terus memperkuat upaya pembinaan yang berorientasi pada masa depan generasi muda.
Editor : Zunardi



Discussion about this post